Program Nasional

Program kerja nasional merupakan panduan operasional untuk menyusun berbagai aktivitas organisasi.

BIDANG POLITIK

(1) Membangun kerjasama dengan organisasi-organisasi massa yang berorientasi pada pembangunan pertanian, buruh, masyarakat kota, mahasiswa, pemuda, NGO dan organisasi-organisasi massa lainnya untuk bersama-sama memperjuangkan kepentingan petani, desa, bangsa dan negara;

(2) Membangun kerjasama dengan Partai Politik maupun pihak-pihak yang diharapkan mampu membawakan agenda perjuangan kemandirian petani dan desa dalam segala bidang;

(3) Memperjuangkan aspirasi masyarakat desa berkenaan dengan penyusunan rencana, pelaksanaan dan pengawasan pembangunan perdesaan;

(4) Memperjuangkan keberpihakan pemerintah terhadap ekonomi kerakyatan;

(5) Memperjuangkan aspek pelaksanaan Undang-Undang Pokok Agraria Nomor: 5 tahun 1960 dan menolak kebijakan hukum lainnya yang bertentangan dengan UUPA.

BIDANG EKONOMI

(1) Memfasilitasi unit-unit ekonomi produksi pertanian yang diharapkan mampu dijadikan sebagai model pembangunan kegiatan usaha ekonomi produktif desa;

(2) Melakukan konsultasi kemitraan dan advokasi kerjasama dengan pihak perbankan, lembaga-lembaga keuangan serta pihak-pihak yang diharapkan mampu untuk membantu menyediakan permodalan untuk masyarakat desa baik dari kegiatan produksi, distribusi maupun yang lainnya;

(3) Melakukan konsultasi kemitraan dan advokasi pendirian Koperasi, Badan Usaha Milik Desa, dan UMKM;

(4) Terlibat dalam berbagai institusi tata niaga dan mengusulkan regulasi kepada Pemerintah Provinsi/ Kabupaten/Kota yang berorientasi pada peningkatan efisiensi dan ketahanan ekonomi tani dan desa.

BIDANG HUBUNGAN INTERNASIONAL

Menjalin kerjasama dan memperjuangkan keikutsertaan GERBANG TANI untuk bisa masuk dalam organisasi masyarakat desa regional dan internasional secara bebas dan aktif.

BIDANG PELESTARIAN ALAM DAN LINGKUNGAN HIDUP

(1) Melakukan proses peningkatan penyadaran petani dan anggota masyarakat lainnya tentang vitalnya kelestarian alam semesta dan konservasi lingkungan hidup mengingat sinergitas antara alam, lingkungan dan peri kehidupan petani;

(2) Menyelenggarakan penyuluhan, pelatihan dan pendidikan untuk meningkat kapasitas petani tentang pelestarian dan perlindungan alam dan lingkungan hidup dari semua aspek, termasuk sosial, ekonomi, budaya dan hukum lingkungan.

BIDANG ORGANISASI

(1) Melakukan proses peningkatan keanggotaan dan memperluas kepengurusan organisasi masyarakat desa baik dalam wilayah provinsi, kabupaten dan desa, melalui pembentukan asosiasi agribisnis dan kemasyarakatan;

(2) Memperkuat dan memperluas dukungan keanggotaan dari organisasi masyarakat desa yang independen.

BIDANG PENDIDIKAN DAN PELATIHAN

(1) Menyelenggarakan dan memfasilitasi pendidikan non formal dan informal, pelatihan secara rutin baik dalam kaderisasi keorganisasian maupun dalam rangka peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan kesadaran gender bagi anggota tani dan masyarakat desa;

(2) Menyelenggarakan pelatihan-pelatihan, inkubasi, konsultasi, demplot berkenaan dengan kegiatan produktif perdesaan;

(3) Menyusun kurikulum untuk pendidikan-pendidikan non formal yang diselenggarakan organisasi.

BIDANG PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN

(1) Melakukan kajian-kajian yang bersifat konseptual mengenai kebijakan dan perundang-undangan maupun masalah-masalah aktual lainnya yang berkaitan dengan pertanian;

(2) Mengadakan kegiatan diskusi, seminar, maupun workshop untuk kegiatan internal organisasi dan masyarakat tani;

(3) Melakukan riset-riset, pengkajian dan penerapan pengetahuan dan teknologi pertanian di perdesaan untuk kemajuan organisasi dan masyarakat desa pada umumnya;

BIDANG KESEJAHTERAAN

(1) Mengatasi persoalan-persoalan kesehatan, pendidikan formal, kesetaraan gender, keagamaan di kalangan petani yang muncul;

(2) Mengatasi persoalan-persoalan bencana alam yang menimpa rakyat Indonesia;

(3) Mengutamakan kebersamaan dalam mengadakan gerakan pertumbuhan disertai pemerataan pembangunan di setiap kegiatan di desa.

BIDANG ADVOKASI

(1) Melakukan pembelaan hukum terhadap kaum tani, termasuk kekerasan terhadap perempuan, anak, dan elemen masyarakat lain;

(2) Melakukan konsultasi hukum dalam proses kegiatan ekonomi perdesaan;

(3) Mendorong adanya kebijakan-kebijakan ekonomi dan politik negara untuk perbaikan pertanian.

BIDANG HUBUNGAN MASYARAKAT

(1) Mengkampanyekan program-program pemerintah pusat, provinsi, kabupaten/kota dan organisasi kepada masyarakat desa;

(2) Membuat dan menyelenggarakan radio-radio komunitas di perdesaan ;

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s